MESUJI LAMPUNG Merenung sejenak, pagi yang sejuk menunggu matahari muncul dari sebelah Timur, dugaan deklarasi aksi damai yang biasanya diselengaraka oleh Komisi Penyelengara Pemilu kabarnya akan digelar oleh Bawaslu Mesuji besok di lapangan Brabasan.920/11/23)

Gara-gara diduga memaksakan penyerapan anggaran pemilu, lama kelamaan Lembaga Bawaslu kehilangan arah, bisa dikatakan lupa status sebagai penyelenggara yang berperan sebagai PENGAWAS PEMILU. BUKAN MENCARI SENSASI SELALU INGIN DI AWASI OLEH MASYARAT, itu disampaikan carles pengamat kerja penyelenggara pemilu dari Posko Perjuangan rakyat

Dan coba kita bayangkan 300 orang dikumpulkan Bawaslu Mesuji di Desa Brabasan, dari unsur Bawaslu 105 orang pengawas desa, 21 orang pengawas kecamatan padahan daftar calon tetap sudah diumumkan oleh KPU katanya

Seharusnya sebagai pengawas lakukan saja fungsinya dengan baik dan amanah seperti UU No 7 Tahun 2017 wewenang, tugas, kewajiban bukan buat sensasi pemborosan anggaran, karena itu seharusnya ledingsektornya ada di Komisi Pemilihan Umum kenapa Lembaga tersebut ada tahapannya ujar Carles

Dan jelas pelanggaran sebuah mobil bersetiker caleg dari partai nasdem, ada no urut, ada coblos paku, itukan sudah kampanye kenapa tidak di proses, itu jelas kewajiban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *